Investor Saham Lebih Memedulikan Pelonggaran Terkait Covid
Pasar saham global menguat karena para investor lebih memedulikan pelonggaran-pelonggaran dari aturan karantina di berbagai negara. Walaupun mereka tetap mencermati ketegangan antara Tiongkok-Amerika Serikat (AS). Serta aksi protes anti-rasisme disertai kekerasan yang mencengkeram sejumlah kota terbesar di AS akibat tewasnya pria kulit hitam oleh polisi di Minneapolis.
Di Eropa, indeks saham Jerman, Paris dan London menunjukkan keuntungan yang layak karena masih ada optimisme sehubungan dengan pembukaan kembali ekonomi. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk melonggarkan pembatasan karantina mereka, jadi ada perasaan yang berkembang bahwa semuanya perlahan-lahan kembali normal. Hal ini sebagaimana disampaikan David Madden, analis dari CMC Markets UK. Senada, Bursa saham di Tokyo, Seoul,Shanghai, Mumbai Taipei, Kuala Lumpur, Manila dan Wellington juga menguat, bahkan Jakarta menguat lebih dari 2% sedangkan Singapura dilaporkan naik lebih dari 2% ketika pihak berwenang mulai mengurangi langkah-langkah lockdown.
Jeffrey Halley dari OANDA mengatakan, para investor tampaknya menepis berita bahwa Tiongkok telah memerintahkan perusahaan-perusahaan pertanian pelat merah untuk sementara waktu menghentikan pembelian beberapa barang pertanian AS – yang dipastikan bakal menimbulkan pertanyaan tentang dampak pada pakta perdagangan negara yang ditandatangani pada Januari.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023