;

Menopang Arus Kas dari Dana Talangan

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 06 Jun 2020 Tempo, 05 Jun 2020
Menopang Arus Kas dari Dana Talangan

Lima perusahaan pelat merah yang memperoleh dana talangan, yaitu Krakatau Steel, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Perkebunan Nusantara (Persero), serta Perum Perumnas, berharap bantuan senilai Rp 19,65 triliun segera terealisasi untuk menambal arus kas perseroan. 

Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim, menuturkan stimulus itu akan digunakan untuk menopang kinerja perusahaan yang tertekan akibat wabah Covid-19 selama tiga bulan terakhir. Permintaan baja turun hingga 50 persen. Tanpa stimulus, kegiatan industri dapat terhambat. 

Menurut Vice President Public Relation KAI Joni Martinus, tekanan yang sama dialami PT Kereta Api Indonesia (Persero). Meluasnya pandemi menyebabkan jumlah penumpang KAI turun hingga 93 persen. Menurut rencana, dana talangan dari pemerintah itu akan digunakan untuk mengurangi defisit. 

Adapun Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan peruntukan dana talangan masih dalam pembahasan. Garuda Indonesia kini hanya dapat mengandalkan penerbangan domestik dengan kapasitas angkutan penumpang maksimal 50 persen dari seluruh kursi. 

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, mengatakan dana talangan untuk kelima BUMN itu diberikan sebagai modal kerja jangka pendek. Suntikan dana diberikan kepada perusahaan yang memiliki pengaruh besar terhadap hajat hidup masyarakat. Perseroan nantinya diwajibkan mengembalikan dana tersebut dalam waktu tertentu dengan bunga yang akan ditentukan.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra Talattov, menilai kebijakan dana talangan tak menjamin kondisi perusahaan membaik. Pemerintah dinilai perlu memikirkan solusi lanjutan untuk membantu meningkatkan pendapatan perusahaan setelah dana talangan dikucurkan.

Tags :
#Bisnis #Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :