BI Gelontorkan Rp 200 Triliun untuk Beli SBN
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bank sentral telah membeli surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 200,25 triliun sejak awal tahun. Dengan demikian, per Selasa lalu, posisi kepemilikan surat utang pemerintah oleh Bank Indonesia sebesar Rp 443,48 triliun.
Menurut Perry, selama ini bank sentral membeli SBN di pasar sekunder, namun semenjak 16 April lalu, Bank Indonesia diperbolehkan membeli SBN di pasar perdana. Pembelian SBN tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 untuk penanganan pandemi virus corona (Covid-19).
Untuk membeli SBN di pasar perdana, BI hadir sebagai non-competitive bidder. Artinya, BI menerima harga yang telah diputuskan pemerintah. Selain melalui lelang, pembelian SBN bisa melalui green shoe option dan private placement.
Secara keseluruhan, BI telah menggelontorkan Rp 20,3 triliun untuk membeli SBN secara lelang di pasar perdana, sementara Rp 3,675 triliun secara private placement.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023