Tahan Diri untuk Tidak Berkontroversi
Polemik yang terjadi antara menteri melahirkan kebijakan inkonsitensi yang tidak saja membuat kebingungan publik, lebih jauh turut merugikan dunia usaha. Padahal, masa kerja kabinet pemerintahan Jokowi hanya tinggal beberapa saat lagi dan harus dilanjutkan oleh pemerintahan baru dibawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Karenanya, para pejabat harus mengurangi kebiasaan berkontroversi di publik dan tidak mengeluarkan kebijakan strategis yang berpotensi membebani pemerintahan selanjutnya. Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta mengatakan, tidak solidnya beberapa pejabat kementerian dalam mengeluarkan kebijakan/statement karena ketidakjelasan visi pembangunan ekonomi. "Ya karena memang tidak ada visi pembangunan ekonomi yang clear. Maisng-masing kementerian sepertinya bermain sendiri-sendiri, tidak ada koordinasi. Ini menambah ketidakpastian berusaha, dan ini hambatan investasi yang sangat berbahaya," ungkap Redma kepada Investor Daily. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023