Kredit Menganggur di Bank Capai Rp 2.078 Triliun
Industri perbankan mencatatkan fasilitas kredit yang belum ditarik debitur per maret 2024 mencapai Rp 2.079,77 triliun. Nilai tersebut meningkat 7,57% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Angka tersebut naik dibandingkan dengan 2023 yang mengalami kontraksi 5,36% (yoy) menjadi Rp 2.028,02 triliun. Namun, mulai melandai dibandingkan posisi Januari 2024 yang tumbuh 9,23% (yoy) mencapai Rp2.101,93 triliun. Adapun, pertumbuhan kredit menganggur tertinggi berasal dari kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 4, yang tumbuh 11,34% (yoy) menjadi Rp 762,33 triliun. Sementara itu, KBMI 3 mencatatkan undisbursed loan senilai Rp 825,91 triliun, meningkat 8,69% (yoy) per Maret 2024. Di samping itu OJK juga mencatat undisbursed loan KBMI 2 sebesar Rp 378,92 triliun, naik 2,77% (yoy) per maret 2024. (Yetede)
Postingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
26 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023