BI Intervensi Hingga Tarik Portofolio Asing
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kemarin ditutup melemah tajam. Rupiah anjlok 142 poin ke level Rp 16.412 per dolar AS. Bahkan, rupiah memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS, dengan penurunan 0,86% dibanding penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Disusul yen Jepang yang melemah 0,40%, lalu won Korea melemah 0,38%, dolar Singapura melemah 0,13%, ringgit Malaysia melemah 0,12%, peso Filipina melemah 0,08%, yuan China melemah 0,04%, dolar Taiwan melemah 0,03%, dan baht Thailand melemah 0,03% terhadap dolar AS. Untuk itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wariyo mengatakan, bank sentral terus melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar rupiah. Mulai melakukan intervensi hingga menarik portofolio asing, termasuk devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA).
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023