EMITEN PERDAGANGAN RITEL : ZONE Incar Rp845 Miliar
Emiten milik Hermanto Tanoko, PT Mega Perintis Tbk. (ZONE) membidik pendapatan sepanjang tahun ini bisa menembus Rp845 miliar atau meningkat 15% dibandingkan dengan 2023. Direktur Mega Perintis Luki Rusli menjelaskan perusahaan membidik pertumbuhan kinerja keuangan baik pendapatan maupun laba bersih sebesar 15% pada tahun ini. Menurutnya, ZONE menargetkan top line sebesar Rp845 miliar dan bottom line laba bersih sebesar Rp55 miliar sepanjang 2024. Untuk bisa mencapai target tersebut, imbuhnya, ZONE menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp22 miliar yang akan digunakan pembukaan gerai baru dan revitalisasi toko yang telah ada. Pembukaan toko baru akan menggunakan belanja modal yang telah dianggarkan perseroan.
Sepanjang 2024, ZONE fokus pada penjualan luringbaik daring, melalui situs Manzone. Selain itu, penjualan melalui beberapa lokapasar seperti Shopee, Tokopedia, Zalora, Lazada dan Blibli.
Penjualan pada 2023 tersebut ditopang oleh penjualan pakaian sebesar Rp681,03 miliar dan penjualan aksesoris tercatat sebesar Rp54,42 miliar. Akan tetapi, laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp46,97 miliar. Laba tersebut lebih rendah dibandingkan dengan periode tahun lalu sebesar Rp72,93 miliar.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham pun menyetujui penggunaan dana sebesar Rp100 juta sebagai dana cadangan umum. Dari sisi pergerakan harga sahamnya, Bloomberg mencatat bahwa ZONE terakhir ditutup pada Rp1.090 per saham. Sepanjang tahun 2024, harga saham ZONE terkoreksi 1,8%.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023