Tren Nilai Tukar Melemah
Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (4/6). Di pasar spot rupiah naik 0,06% ke Rp 16.220 per dolar AS. Sedangkan di Jisdor Bank Indonesia (BI), kurs rupiah naik 0,03% ke posisi Rp 16.220 per dolar AS. Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan tipis rupiah akibat tumbuhnya harapan penurunan suku bunga, seiring dengan data AS yang lemah dan dolar merosot. Oleh sebab itu, BI menunda waktu pemangkasan suku bunga pertama untuk BI rate. BI diprediksikan baru menurunkan suku bunga pada kuartal IV-2024. Analis Pasar Mata Uang, Lukman Leong memprediksi, mata uang rupiah akan berkonsolidasi, dengan kecenderungan melemah terhadap dolar AS.
Tags :
#Nilai TukarPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023