Tren Kenaikan Kembali Inflasi Perlu Diwaspadai
Perekonomian Indonesia pada Mei 2024 secara month to mont (mtm) mencatatkan deflasi 0,03%, menambah catatan tren deflasi yang sering terjadi pada bulan-bulan pasca-Lebaran. Deflasi pada bulan lalu disumbang oleh penurunan harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,29% dengan kontribusi ke deflasi 0,08% serta penurunan tarif kelompok transportasi sebesar 0,36% dengan kontribusi ke deflasi 0,04%. Dari kelompok pertama, komoditas yang dominan memberikan andil ke deflasi yaitu beras sebesar 0,15%, daging ayam ras dan ikan segar masing-masing sebesar 0,03%, serta tomat dan cabai rawit masing-masing sebesar 0,02. Untuk kelompok transportasi, yang dominan memberikan andil ke deflasi adalah tarif angkutan antarkota 0,03%, tarif angkutan udara 0,02%, dan tarif kereta api 0,001%. Namun tingkat deflasi mtm pasca-Lebaran pada tiga tahun terakhir tergolong tiis bahkan sempat inflasi, yakni inflasi 0,4% pada Mei 2022. (Yetede)
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023