PLTN Modular Kecil Bisakah di Indonesia
Pemerintah Federal Rusia mengklaim menjadi pionir dalam pengembangan flooting nuclear power plant (FNPP) berdaya rendah. Pembangkit ini menggunakan reaktor modular kecil (small modular reactor/SMR) dengan kapasitas daya hingga 300 megawatt (MW). Apakah Indonesia bisa mengadopsi teknologi ini? Investor Daily berkesempatan meninjau langsung pembangkit nuklir yang ada di Rusia. Di negara itu, solusi pemenuhan energi berkelanjutan itu melalui FNPP atau PLTN terapung. FNPP pertama di dunia beroperasi di Pevek pada Mei 2020. FNPP ini dimiliki dan dioperasikan Rosatom yang merupakan BUMN nuklir Pemerintah Federasi Rusia. Pevek merupakan wilayah terpencil (remote area) paling utara Rusia, bagian dari sabuk Arktik. FNPP bernama Akademik Lomonosov itu memiliki dua reaktor dengan kapasitas masing-masing 30 MW. (Yetede)
Tags :
#InternasionalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023