;

Bunga Tinggi, Bank Kecil Jaga Likuiditas

Ekonomi Hairul Rizal 25 May 2024 Kontan
Bunga Tinggi, Bank Kecil Jaga Likuiditas

Kondisi likuiditas bank-bank kecil yang masuk dalam kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) I dan KBMI II masih terjaga baik, meskipun tren suku bunga mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat bank melakukan ekspansi bisnis secara memadai. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, terjaganya likuiditas bank KBMI I dan II tercermin dari sejumlah indikator. Ia bilang, rasio alat likuid terhadap non core deposit (AL/NCD) tercatat di level 27,18% per Maret 2024, masih jauh di atas threshold 10%. Sedangkan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) berada di level 121,05%. "Jadi jika melihat rasio tersebut, terlihat kondisi likuiditas bank-bank kecil utamanya KBMI I dan II secara umum masih sangat baik," kata Dian, belum lama ini.Walau masih aman, likuiditas sebetulnya cenderung turun.

Menurut data Bank Indonesia (BI), rasio AL/DPK per April ada di level 25,62%. Bank Mega Syariah dari jajaran KBMI I salah satu yang masih mencatat likuiditas aman. Per April 2024, DPK bank ini tumbuh 4,92% dari akhir 2023. Pertumbuhan didorong kenaikan dana murah sebesar 5,5%. Alhasil, rasio dana murah berada di level 31,08%, naik dari 30,9% pada Desember 2023. Corporate Secretary Division Head Bank Mega Syariah Hanie Dewita menyebut, untuk menjaga likuditas, pihaknya meningkatkan pangsa pasar segmen ritel, serta mengoptimalkan saluran digital dan omni channel. Bank Oke Indonesia juga mengklaim masih bisa mengamankan likuditasnya. Direktur Kepatuhan DNAR Efdinal Alamsyah mengatakan, DPK bank ini per April memang turun 5% dari akhir tahun lalu. Namun, kata dia, penurunan disebabkan karena kreditnya baru tumbuh 2%.

Download Aplikasi Labirin :