Ibadah Haji Tidak Akan Gangu Kebutuhan Valas
Bank Indonesia (BI) memastikan kebutuhan valuta asing (valas) dalam negeri tercukupi meski ada momentum ibadah haji. Pasalnya, BI sudah memperhitungkan kebutuhan ketersediaan dan permintaan dolar Amerika Serikat (AS) dari jauh-jauh hari. "Bank Indonesia bersama pemerintah selalu berkoordinasi erat, kita sudah perkirakan jauh-jauh hari, jadi tugas Bank Indonesia bagaimana memastikan kebutuhan valas untuk ibadah haji sudah ada dan hal itu sudah kita rencanakan sejak dari awal," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Rabu (22/5). Kementerian Agama mencatat, sebanyak 241.000 jemaah akan berangkat haji pada tahun ini. Bahkan kuota penyelenggaraan haji di Indonesia tahun 2024 menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah. Bukan hanya menyediakan kebutuhan valas untuk keperluan ibadah haji, BI juga sudah mempersiapkan kebutuhan valas untuk pembayaran utang pemerintah. Kemudian untuk kebutuhan PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), maupun pembayaran utang badan usaha milik negara (BUMN) lainnya.
Tags :
#Valuta AsingPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023