Mencari Sumber Dana dari Investor
Sejumlah emiten bakal melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD ) atau private placement. Langkah ini untuk memperkuat struktur permodalan dari emiten yang bersangkutan. Misalnya PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Pengembang Pantai Indah Kapuk ini berencana melakukan private placement maksimal 1,56 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Ini setara maksimum 10% dari jumlah seluruh modal disetor dan ditempatkan perseroan. Manajemen PANI menjelaskan, langkah ini untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kinerja keuangan. Selain itu diharapkan aksi tersebut bisa memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan perseroan. Beberapa emiten lain juga berencana melakukan aksi serupa.
Misalnya saja PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) akan private placement sebanyak 8,60 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Ini setara dengan sebanyak-banyaknya 10% dari seluruh saham yang telah disetor penuh dalam Perseroan. Berikutnya PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) bakal private placement 2.447.298.366 saham atau maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor. Sekretaris Perusahaan, Merdeka Copper Gold Adi Adriansyah Sjoekri mengungkapkan, MDKA berencana menggunakan 70% dana private placement untuk belanja modal. Sisanya untuk modal kerja. Persentase tersebut dapat berubah sesuai kebutuhan MDKA atau Grup Merdeka. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menilai, private placement untuk mendapat dana segar dari investor baru. Dari para emiten yang bakal menggelar aksi terebut, peluang untuk menyerap saham baru cukup setara.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023