Siap-Siap, Waktu Belanja Saham Segera Tiba
Usai dilanda tekanan jual, pasar saham dalam negeri kembali bergairah. Dalam tiga hari beruntun sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anteng di zona hijau. Indeks saham pun mengakumulasi kenaikan hingga 3,22% dalam sepekan dan kembali ke atas level 7.300. Apakah waktu belanja saham sudah tiba (time to buy). Sebagai gambaran, dua hari perdagangan terakhir, dana investor asing juga mulai kembali masuk ke pasar saham. Alhasil, sejumlah saham mulai berbalik arah dari tren pelemahan sebelumnya. Tak bisa dipungkiri, laju IHSG juga didongkrak dua saham emiten milik Prajogo Pangestu. Sepanjang pekan lalu saham BREN menguat 11,40% dan TPIA naik 14,11%. Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengatakan, salah satu agenda penting di pekan pendek ini adalah keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung 21-22 Mei 2024.
Konsensus analis memperkirakan, BI akan mempertahankan suku bunga di level 6,25%. Pidato Ketua Fed Jerome Powell akan memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga di negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut. Belum lagi, akan ada Federal Open Market Committee FOMC minutes pada Kamis (23/5) mendatang. Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menambahkan, inflasi CPI AS yang lebih baik dari perkiraan telah menaikkan potensi pemangkasan suku bunga The Fed.
Hal inilah yang membuat IHSG menguat pada pekan lalu. Pelaku pasar pun berharap pemotongan suku bunga dua kali dapat dimulai pada September mendatang. Alhasil, Hans memperkirakan IHSG pekan ini berpeluang konsolidasi dengan kecenderungan menguat. Support ada di 7.200 sampai 7.052 dan resistance di level 7.356 hingga 7.454. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta juga meyakini, pasar saham berpeluang melanjutkan penguatannya. Terutama jika pejabat Fed menunjukkan sikap dovish. Reza Priyambada, Investment Consultant Reliance Sekuritas memperkirakan, IHSG di pekan pendek ini akan menguji support di 7.190-7.238 dan resistance di 7.378-7.396. Selain saham-saham yang berkaitan dengan suku bunga, Reza merekomendasikan sejumlah saham yang sudah mulai berbalik arah untuk menguat. Contohnya, saham BBCA, BMRI, ASII, PGAS dan ISSP.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023