Rezeki Jasa Kurir Kian Melimpah
Mayoritas perusahaan pengiriman ekspres optimistis volume kiriman barang selama Ramadan dan Idul fitri tahun ini bisa melonjak di atas 30% dari hari biasa, didorong gaya hidup baru belanja daring.Presiden Direktur PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Mohamad Feriadi mencatat volume kiriman barang sepanjang April dan Mei 2020 meningkat dibandingkan dengan periode yang sama 2019. Dia berasumsi peningkatan volume itu terjadi karena shifting belanja dari luar jaringan (luring) ke daring. Selain itu, lonjakan volume dipicu imbauan pemerintah agar tetap tinggal di rumah dan larangan mudik. Feriadi berharap kegiatan pengiriman barang tetap lancar sehingga saat puncak menjelang Lebaran tidak terjadi masalah berat. Dia juga meyakini aktivitas pengiriman barang tetap tinggi saat larangan mudik Lebaran 2020.
Memasuki pekan kedua Ramadan, Chief Marketing Officer SiCepat Ekspress Wiwin Dwi Herawati memaparkan jumlah paket yang ditangani perusahaan mencapai 700.000-unit untuk transaksi 4 Mei 2020. Sejak pemberlakuan PSBB, papar Public Relations J&T Express Elena ada kenaikan volume pengiriman hingga 15% dibandingkan biasanya. Oleh karena itu, dia yakin volume akan meningkat selama Ramadan dan Idulfitri karena didukung promosi dan kerja sama dengan marketplace. Saat ini, tegasnya, tantangan terbesar di tengah pandemi virus corona adalah infrastruktur. Dengan adanya PSBB dan pelarangan mudik, dia menyatakan sempat membuat aktivitas kargo udara terganggu.
Sementara itu, Head of Brand Reputation Ninja Xpress Ribka Pratiwi mengatakan tidak memasang target khusus selama periode Lebaran, namun, dia menyatakan pada periode PSBB sejak April 2020 mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan dengan pada periode normal.
Sebaliknya, perusahaan pelat merah PT Pos Indonesia tidak mencatatkan kinerja moncer khusus pengiriman barang selama pandemi virus corona. Vice President Kurir dan Pengembangan Produk Logistik di PT Pos Indonesia Djoko Suhartanto mengatakan telah terjadi penurunan pendapatan dari aktivitas jasa kurir secara keseluruhan dan mengalami penurunan hingga 15%.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023