P2P Lending Andalkan Segmen Produktif
Pinjaman produktif menjadi salah satu saluran bisnis yang diandalkan oleh penyelenggara jasa keuangan berbasis digital atau teknologi finansial (tekfin) untuk menjaga kinerja pada masa pandemi Covid-19.
Kuseryansyah, Ketua Harian Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 memberikan dampak lintas sektoral, tak terkecuali terhadap industri jasa keuangan seperti tekfin di segmen pinjaman langsung tunai atau peer to peer (P2P) lending.
Menurut Kuseryansyah, pihaknya menemukan kecenderungan penyaluran pembiayaan untuk sektor produktif meningkat selama masa pandemi yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan usaha dalam kondisi saat ini. Sebagian besar peningkatan pembiayaan kepada sektor produktif.
Industri fintech P2P lending tercatat turut terdampak oleh pandemi Covid-19. Pada Maret 2020, saat kasus pertama Covid-19 diumumkan di Indonesia, outstanding pinjaman fintech tercatat senilai Rp14,79 triliun.
Namun, jika dilihat dari penyaluran pinjaman setiap bulan, terdapat penurunan volume pembiayaan pada masa pandemi.
Tags :
#Financial TechnologyPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023