Daya Beli Pulih, SIDO Makin Sehat
Bisnis emiten farmasi, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mulai kembali bangkit di tahun ini. Produsen obat herbal Tolak Angin ini mencatat penjualan bersih sebesar Rp 1,05 triliun pada kuartal pertama 2024. Jumlah ini naik 16% secara tahunan atau year on year (yoy) bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 907,30 miliar. David Hidayat, Direktur Utama SIDO mengatakan, penjualan ekspor mengalami pertumbuhan sebesar 44%, dengan kontribusi 7% terhadap total penjualan pada kuartal pertama 2024. Dari segi profitabilitas, margin laba kotor meningkat menjadi 59% pada kuartal pertama 2024, naik 53% dibandingkan kuartal I-2023. SIDO juga mencatatkan adanya beban operasional, termasuk beban iklan dan promosi, serta beban administrasi dan umum yang naik sekitar 10%, namun tetap lebih rendah dari pertumbuhan penjualan.
"Adapun, margin laba operasional meningkat menjadi 47% dibandingkan kuartal I 2023 yang sebesar 42%. Sementara Laba bersih setelah pajak mencapai Rp 390 miliar pada kuartal pertama 2024," sambung David. Seperti diketahui, peningkatan daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor penting bagi SIDO untuk memproyeksikan penjualan secara berkala. Makanya, perseroan juga berharap pertumbuhan dan kestabilan ekonomi nasional dapat terjaga. Optimisme ini tertuang dalam target SIDO yang berharap dapat mencetak kinerja positif, yakni pendapatan dan laba masing-masing naik 10%-15% di tahun ini. Selain itu, perusahaan juga telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Penunjukan Sub Distributor dengan PT Atri Distribusindo yang merupakan grup Alfamart untuk mempersingkat jalur distribusi modern trade channel dalam meningkatkan penjualan serta marjin laba. Kerjasama serupa akan dikembangkan untuk modern trade channel perusahaan lainnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023