Mengantisipasi Stagnan Penyaluran KUR
Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil menengah (Kemenkop UKM) menyadari bahwa implementasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tidak berjalan optimal. Oleh karena itu, harus dilakukan sejumlah pembenahan agar penyaluran KUR bisa memberikan daya dorong terhadap kinerja perekonomian nasional. Pada tahun lalu pemerintah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 297 triliun, tetapi hanya tersalurkan Rp 260,26 triliun kepada 4,64 triliun debitur. "Tahun lalu KUR juga tidak mencapai target. Kami sudah melihat ada gejala, stagnasi dalam penyaluran KUR ini.
Oleh sebab itu, perlu ada terobosan-terobosan," kata Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Hubungan Antar Lembaga Riza Damanik. Dia menungkapkan, ada tiga hal yang bisa dijalankan untuk mendongkrak realisasi penyaluran KUR. Pertama, mendorong terlaksananya sistem credit scoring. Kedua, melakukan pendekatan KUR klaster dan ketiga adalah dengan terobosan metode hibrida terutama dalam pengembangan khusus terkait dengan korporatisasi petani dan nelayan. (Yetede)
Tags :
#KreditPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023