;

Neraca Dagang Indonesia Simpan Problem Struktural

Ekonomi Yuniati Turjandini 16 May 2024 Investor Daily (H)
Neraca Dagang Indonesia Simpan Problem Struktural
Neraca perdagangan Indonesia pada April 2024 mengalami surplus sebesar US$ 3,56 miliar. Pencapaian ini memperpanjang  daftar surplus neraca perdagangan  menjadi 48 bulan berturut-turun atau  selama empat tahun. Namun demikian, surplus pada April 2024 itu turun 22,3% dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 4,58 miliar serta lebih rendah dari periode sama tahun yang lalu masih di angka Rp 3,94 miliar. Komoditas batu bara dan minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) masih menjadi penopang  utama dari pencapaian  surpus neraca perdagangan dalam empat tahun terakhir, bukan disokong oleh kenaikan  nilai ekspor, melainkan lebih karena nilai impor yang lebih konsisten  turun, terlebih sepanjang tahun 2024. Head of Industry & Regional PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dendi Ramdani menyatakan, ketergantungan terhadap sektor  komoditas telah lama menjadi problem  struktural ekspor Indonesia yang semestinya sudah dibenahi sejak dulu. "Penyebabnya, industrialisasi di Indonesia  ketinggalan jauh sehingga  ekspor manufaktur tumbuh lamban dan tidak mengalami peningkatan," ujar Dendi kepada Investor Daily. (Yetede)
Download Aplikasi Labirin :