Seberapa Kuat Oposisi Tak Tergiur Jatah di Kabinet Prabowo
Tawaran jatah tiga kursi menteri di kabinet Prabowo untuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dianggap tidak akan meluluhkan hati Megawati Soekarnoputri. Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro menyatakan yakin Ketua Umum PDIP itu tidak akan merapat ke pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Kecuali ketika PDIP masuk, ada partai yang keluar. Itu lain cerita. Kalau mesti menampung semua partai dan PDIP masuk, akhirnya itu tidak akan menarik bagi PDIP karena dianggap hanya menjadi partai pelengkap,” kata Agung saat dihubungi Tempo pada Rabu, 8 Mei 2024. Menurut dia, praktik politik dagang sapi dalam kabinet Prabowo-Gibran membuat jatah menteri tidak akan cukup bagi PDIP. Tawaran kursi tiga menteri tidak akan menarik perhatian PDIP karena saat ini PDIP memiliki delapan menteri di kabinet Joko Widodo.
Dengan begitu, kata Agung, opsi sikap beroposisi menjadi pilihan yang paling mungkin ditempuh oleh PDIP. Menurut Agung, PDIP akan menerima konsekuensi elektoral atau perolehan jumlah suara apabila memilih bergabung ke kubu Prabowo-Gibran. “PDIP tidak mendapat insentif elektoral jika bergabung,” ujar Agung. “Malah yang ada disinsentif elektoral karena basis massa mereka akan sangat kecewa.”
Kubu Prabowo-Gibran setelah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai presiden dan wakil terpilih kini bersiap dengan transisi pemerintah. Mereka juga tengah menggodok komposisi dan formasi kabinet. Prabowo dalam berbagai kesempatan kerap melontarkan pernyataan merangkul semua kalangan dalam pemerintahan mendatang. Prabowo juga berencana membentuk presidential club dari para mantan presiden untuk membahas masalah negara. (Yetede)
Tags :
#NasionalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023