;

Membangun Akses Sanitasi Aman lewat Swadaya Masyarakat

08 May 2024 Kompas
Membangun Akses Sanitasi Aman lewat Swadaya Masyarakat

Penantian Baiq Remlah (53) selama bertahun-tahun untuk memiliki jamban di kediamannya sendiri akhirnya terbayar sudah. Karena alasan ekonomi, selama ini Remlah menumpang ke rumah saudaranya untuk buang air besar. Remlah adalah warga Desa Kotaraja, Kabupaten Lombok Timur, NTB, yang menerima bantuan pembangunan sanitasi aman dari Baznas. Pembangunan sanitasi ini juga ditinjau Badan PBB untuk Anak-anak (Unicef) bersama Pemprov NTB. Baznas memberikan anggaran Rp 500.000 untuk setiap unit jamban kepada 192 keluarga di Desa Kotaraja. Anggaran dari Baznas ini, di antaranya, untuk pengadaan bahan-bahan, seperti kloset, pipa, semen satu sak, dan buis beton.

Namun, anggaran untuk membangun satu unit jamban di setiap rumah membutuhkan biaya Rp 2 juta-Rp 3 juta, untuk pembangunan tembok, pintu, hingga upah pengerjaan. Kekurangan anggaran untuk pembangunan sanitasi ini dipenuhi melalui iuran dari keluarga dan swadaya masyarakat. Setelah semua anggaran terkumpul, pembangunan jamban di rumah Remlah mulai dibangun akhir 2023 lalu. Kini, jamban berukuran 2 x 2 meter tersebut selesai dibangun, lengkap dengan akses air, pintu atau pembatas, dan penerangan. ”Jamban ini membuat saya jadi lebih bersih dan tidak perlu menumpang lagi ke rumah saudara untuk buang air besar,” ujar Remlah di kediamannya, Jumat (3/5).

Kesadaran masyarakat bergotong royong membantu pembangunan jamban untuk setiap keluarga ini tidak terlepas dari edukasi dan pemahaman terkait pentingnya peningkatan kualitas sanitasi yang aman di daerahnya. Masyarakat telah mafhum bahwa pembangunan sanitasi yang aman juga akan mencegah penularan berbagai penyakit. Perhatian dan komitmen semua pihak membuat Kotaraja meraih penghargaan Desa Mandiri dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada 2023. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :