;

Industri Properti Diyakini Tetap Tumbuh 3%

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 09 May 2020 Bisnis Indonesia, 05 May 2020
Industri Properti Diyakini Tetap Tumbuh 3%

Pusat Studi Properti Indonesia meyakini sektor properti tetap bisa tumbuh 3% sepanjang tahun ini, meskipun diadang pandemi virus corona. Direktur Pusat Studi Properti Indonesia Panangian Simanungkalit mengatakan proyeksi optimistis itu mengoreksi prediksi sebelumnya sebesar 6%—7% seandainya tidak ada virus corona yang memukul perekonomian Tanah Air. 

Kemudian, Panangian melanjutkan pada kuartal III/2020 atau periode Juli—September, pertumbuhan sektor properti diproyeksikan hanya 2% seiring perkiraan pertumbuhan PDB yang bersiap untuk pulih dengan perkiraan pertumbuhan hanya sekitar 1,5% hingga 2%. Memasuki kuartal IV/2020, dia memprediksi pertumbuhan sektor properti bisa lebih baik dengan kisaran 3,5%. 

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida berharap agar industri properti masih bisa tumbuh pada 2020 meskipun pelbagai sentimen turut mengadang industri itu. 

Pada saat yang bersamaan, Totok menambahkan bahwa omzet pengembang di tahun ini akan turun. Sejauh ini, dia tetap optimistis bahwa bisnis properti akan terus berjalan yang ditopang oleh penjualan rumah bersubsidi untuk kalangam masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Saat ini, pecapaian pembangunan rumah untuk kalangan MBR yang dibangun REI telah mencapai 65.000 unit atau telah memakai jatah sekitar 65% dari kuota subsidi yang tersedia untuk seluruh asosiasi pengembang.

Download Aplikasi Labirin :