;

Turis Asing Berpotensi Berkurang

05 May 2024 Kompas
Turis Asing
Berpotensi
Berkurang

Pelaku pariwisata di Sumut menyesalkan pencabutan status internasional Bandara Silangit yang menjadi penopang utama pariwisata kawasan Danau Toba. Sebagai salah satu destinasi wisata prioritas nasional, kawasan tersebut membutuhkan akses yang lebih mudah bagi wisatawan mancanegara. ”Pencabutan status internasional dari Bandara Silangit membuat kawasan Danau Toba kehilangan potensi kunjungan turis asing dari tiga negara transit terbesar di Asia Tenggara, yakni Singapura, Malaysia, dan Thailand,” kata Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kabupaten Samosir Ombang Siboro, Sabtu (4/5). Dengan status sebagai bandara domestik, Bandara Silangit kini hanya melayani penerbangan Jakarta-Silangit pergi-pulang. Sebelumnya, Bandara Silangit pernah melayani penerbangan Kuala Lumpur-Silangit dan Singapura-Silangit. Rute itu ditutup sejak pandemi Covid-19. Bandara Silangit menjadi satu dari 17 bandara yang status internasionalnya dicabut oleh Kemenhub.

Penerbangan langsung dari Singapura dan Kuala Lumpur ke Silangit dengan waktu tempuh kurang dari satu jam menjadi potensi yang sangat besar bagi sektor pariwisata kawasan itu. Di Singapura, kata Ombang, ada 450.000 orang ekspatriat (pekerja asing). Bandara tersebut juga menjadi bandara transit turis asing dari sejumlah negara yang ingin pelesiran ke Asia Tenggara. ”Dalam peta jalan pengembangan kawasan Danau Toba, turis asing dari Singapura menjadi target utama untuk pariwisata Danau Toba. Namun, semua itu pupus dengan pencabutan status bandara internasional,” katanya. Saat ini, kata Ombang, turis dari Singapura atau Kuala Lumpur harus transit dulu di Jakarta. Penerbangan yang seharusnya kurang dari satu jam berlipat ganda menjadi lebih dari lima jam. Ia meminta Kemenhub mengevaluasi kebijakan pencabutan status bandara internasional Bandara Silangit karena merupakan penopang Danau Toba yang merupakan satu dari lima destinasi wisata superprioritas nasional. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :