Arah IHSG, Antara Rupiah dan Bunga
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal mendapatkan angin segar dari rilis kinerja emiten periode kuartal I-2024. IHSG juga bakal terbantu oleh pembagian dividen. Adapun IHSG menutup perdagangan Senin (29/4) dengan menguat 1,7% atau naik 119,70 poin ke level 7.155,78. Kendati begitu, investor asing masih mencatatkan net sell senilai Rp 400,88 miliar. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Miftahul Khaer, mencermati, rilis kinerja emiten dengan bobot signifikan terhadap IHSG bisa membawa sentimen yang cukup positif kepada pasar saham.
Beberapa emiten big caps sudah merilis kinerja. Seperti, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan lainnya. Sentimen lain yang menjadi penekan bursa yakni kenaikan bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basis poin (bps) serta tensi politik di Timur Tengah. Investment Consultant
Reliance Sekuritas, Reza Priyambada menimpali, sekilas pertumbuhan kinerja emiten
big caps
masih cukup baik dan seharusnya dapat berimbas positif pada harga sahamnya.
Nafan Aji Gusta,
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas mencermati IHSG masih dalam fase
bearish consolidation
dengan target support berada pada area 7.014 hingga 6.936.
Analis Phillip Sekuritas, Helen memproyeksi, secara teknikal IHSG akan bergerak di rentang 6.980–7.230.
Tags :
#BursaPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Batu Sandungan Agenda Penghematan XLSmart
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023