Kasus Kejahatan Perikanan Minim Respons
Penyelundupan BBM solar, yang diduga bersubsidi, untuk
kegiatan pencurian ikan oleh kapal asing ilegal di Laut Arafuru, Maluku, Minggu
(14/4) sepi tindak lanjut. Meski telah berselang dua pekan, tak tampak tindak
lanjut di kalangan para pemangku kepentingan. Bahkan, permintaan keterangan
sekalipun, tak banyak direspons. Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga
Irto Ginting, saat dikonfirmasi, Senin (29/4) sore, menyatakan masih mengecek
peristiwanya. Direktur Pembinaan Usaha Hilir pada Ditjen Migas Kementerian ESDM
Mustika Pertiwi belum merespons pertanyaan Kompas melalui pesan singkat.
KKP mengamankan kapal pengangkutikan asal Indonesia, KM Mitra
Utama Semesta (MUS), di Laut Arafura, Maluku, 14 April 2024. Kapal itu terindikasi
melakukan alih muatan (transhipment) dengan dua kapal ikan asing ilegal, Run Zeng
(RZ) 03 dan RZ 05. Alih muatan ini mencakup penyelundupan 150 ton BBM jenis
solar dari KM MUS ke kapal asing, suplai 100 ton ikan segar dari kapal asing ke
KM MUS, dan distribusi 55 ABK Indonesia dari KM MUS ke kapal asing. Lewat kasus
ini, KKP mengungkap tiga kejahatan sekaligus. Pertama, pencurian ikan. Kedua,
penyelundupan solar yang diduga bersubsidi. Ketiga perdagangan orang dan perbudakan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengemukakan,
pengejaran terhadap kapal asing ilegal RZ 03 dan RZ 05 terus dilakukan,
termasuk menelusuri pemilik kapal tersebut. Kerja sama akan dilakukan dengan
kementerian, instansi terkait, dan aparat penegakan hukum, katanya di sela acara
Indonesia Aquaculture Business Forum 2024 di Jakarta, Senin (29/4). Ia
menambahkan, pemilik kapal KM MUS sudah diidentifikasi dan dilakukan
pemeriksaan melalui BAP. Adapun agen lokal dari kapal ikan asing illegal RZ 03 dan
RZ 05 sedang diidentifikasi untuk kemudian akan dipanggil guna pemeriksaan. Trenggono
juga berjanji akan bekerja sama dengan Pertamina hingga Interpol untuk mengejar
kapal asing dan pemasok BBM ilegal. (Yoga)
Postingan Terkait
Fregat, Kapal Tempur Canggih Karya Anak Bangsa
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023