;

PILKADA 2024 : TENSI BASIS SUARA MULAI MEMANAS

PILKADA 2024 : TENSI BASIS SUARA MULAI MEMANAS

Usai fokus bertarung pada ajang pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, partai politik kini berkonsentrasi pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, dengan menyiapkan para kandidat yang akan berlaga di sana. Pilkada 2024 akan berlangsung di 545 daerah dengan perincian 37 gubernur, 415 bupati, dan 93 wali kota. Sebagian adalah daerah yang memiliki peran strategis secara politik. Di Pulau Jawa, misalnya, Pilkada akan berlangsung di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 

Tanpa mengesampingkan daerah lainnya, Pilkada DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah pertarungan gengsi antara partai politik. DKI Jakarta, misalnya, dalam sejarah elektoral, Pilkada DKI selalu panas dan banyak diperebutkan para elite politik. Pada Pilkada 2017 lalu, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Gerindra dan PKS berhasil memenangkan kontestasi politik di ibu kota. Setelah lepas jadi Gubernur, Anies diketahui maju sebagai calon presiden berpasangan dengan Muhaimin Iskandar. Belakangan ia kalah dari rivalnya, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pada pemilu 2024 terdapat pergeseran yang signifi kan, PKS berada di posisi puncak. Data KPU, khusus Pileg DPRD DKI Jakarta, PKS memperoleh lebih dari 1 juta suara, disusul PDIP 850.174, dan Gerindra 728.297. Sejauh ini nama Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni masuk dalam bursa calon kepala daerah. Sahroni kemungkinan besar akan diusung oleh Nasdem. Sedangkan Anies perlu membangun komunikasi politik dengan partai politik. Sementara itu, Jawa Barat adalah basis suara Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera. Data KPU untuk Pileg DPRD Provinsi, menunjukkan Gerindra masih mendominasi di provinsi Jawa Barat. Pilkada Jawa Tengah, juga menjadi pertaruhan bagi PDIP, untuk membuktikan bahwa PDIP adalah kandang Banteng. Pasalnya, sejak reformasi lebih dari dua dasawarsa lalu, Jawa Tengah selalu dipimpin oleh Gubernur dari partai berlambang banteng tersebut. Sebut saja Mardiyanto, Bibit Waluyo, hingga Ganjar Pranowo. Saat ini, PDIP masih cukup perkasa di Jawa Tengah. 

Perolehan suaranya di Pemilu 2024 mencapai 5,27 juta. Ada tiga tokoh yang kemungkinan maju dalam kontestasi di Jawa Tengah antara lain Hendrar Prihadi bekas Wali Kota Semarang, Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono, dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi. Selain Sudaryono, baliho Kapolda Jateng IrjenPol Ahmad Lutfi juga mencolok selama libur lebaran tersebar di jalan-jalan utama Jateng. Namun dirinya telah mengklarifikasi dan menegaskan tidak ada sosialisasi berkaitan pencalonannya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng  2024. Adapun Jawa Timur juga akan menjadi pertarungan yang menarik. Petahana Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak telah secara terbuka menyatakan akan bertarung lagi dalam kontestasi Pilkada 2024.

Tags :
#Umum
Download Aplikasi Labirin :