DAMPAK PELEMAHAN NILAI TUKAR : Kurs Rupiah Kerek Harga Alat Berat
Ketua Umum Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI) Yushi Sandidarma mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah bakal berdampak kepada peningkatan harga jual alat berat di dalam negeri. Alasannya, sebagian besar alat berat dan komponennya merupakan completely knock down (CKD) dan completely built up (CBU) yang ditransak-sikan dengan menggunakan dolar Amerika Serikat (AS). Hal tersebut, kata dia, membuat pelaku industri alat berat mesti mencari cara agar penjualan tahun ini tidak merosot tajam. Dia mencontohkan penjualan excavator sepanjang tahun lalu yang telah mengalami penurunan hingga 31% apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022. Sebagai catatan, PAABI melaporkan penjualan alat berat sepanjang tahun lalu turun 20,8% menjadi 18.123 unit dibandingkan dengan 20.300 unit pada 2022. PAABI pun memproyeksikan penjualan pada tahun ini hanya mampu mencapai 14.000 unit atau turun 25% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023