;

Tantangan Presiden Prabowo

Tantangan Presiden Prabowo

Presiden terpilih pada Pilpres 2024 Prabowo Subianto akan menemui tantangan berat karena janji-janji semasa kampanyenya. Kini yang ramai di media sosial adalah pernyataan Prabowo bahwa masa pemerintahannya akan diisi dengan program makan siang gratis untuk 82,9 juta orang miskin. Jumlah itu terbagi dalam tiga golongan yakni 74,2 juta anak sekolah, 4,3 juta santri dan 4,4 juta ibu hamil. Setiap tahun diperlukan anggaran Rp450 triliun untuk merealisasikan janji itu. Program Prabowo-Gibran ini sebetulnya strategis karena nilainya mencapai 13,53% total belanja APBN 2024 karena itu janji ini layak dikaji bersama. APBN kita pernah mengalami belanja ekstra pada era pandemi Covid-19 sejak 2019 dan nyatanya APBN kita cukup tangguh. Dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) itu kisaran Rp450 triliun bahkan lebih. Awal pandemi Covid-19, pemerintah menerbitkan PP 23/2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional diundangkan 11 Mei 2020 dengan kebutuhan dana PEN mencapai Rp318,09 triliun. Tahun yang sama anggaran dipacu mencapai Rp695,2 triliun, tetapi karena wabah kian mengganas maka anggaran ditambah Rp225,54 triliun, sehingga total dana PEN 2021 mencapai Rp924,97 triliun. Pada tahun 2022 dana PEN pun dianggarkan Rp414,1 triliun.

Masalah konsumsi bagi negeri ini tidak bisa dipungkiri sangat vital. Kekuatan ekonominya dahsyat karena mengambil porsi kisaran separuh PDB Indonesia dihabiskan untuk memberi makan 275 juta penduduk Indonesia per tahun. Data menunjukkan bahwa komponen konsumsi Indonesia setiap tahun kisaran 55% sampai 57% PDB. Tahun 2024 ini perkiraan PDB Indonesia US$1.450 miliar atau sekitar Rp22.475 triliun, jika 57% untuk konsumsi artinya Rp12.810 triliun habis untuk makan minum. Jadi, menjaga pangan saja, separuh pertumbuhan ekonomi diselesaikan. Jika nanti Prabowo-Gibran mampu mengendalikan arus pasokan bahan pangan pokok sehingga mengutamakan sumber daya dalam negeri saja, ini sudah sangat langkah yang luar biasa. Kebijakan makan siang gratis ini efek snowball-nya luar biasa. Bahan pokok utama adalah beras yang harus dipenuhi dan akan menguntungkan petani Indonesia.

Konsep makan siang gratis Prabowo menjadi matching dengan gagasan Gibran yang akan mengembangkan pertanian cerdas dengan memanfaatkan IoT, AI dan teknologi lainnya. Negara lain sudah mengimplementasikan misalnya Thailand dan China. Thailand sudah mengembangkan mesin pertanian massal untuk mengelola pertanian beras karena itu mereka mampu ekspor beras ke Indonesia. Tidak sulit sebetulnya, Prabowo-Gibran sudah mendapatkan legitimasi rakyat, minimal setelah pelantikan Oktober 2024 maka program makan siang gratis harus bisa direalisasikan. Pemenuhan janji ini kritis bagi Prabowo dan sekaligus peluang untuk mendapatkan kredibilitas dan kepercayaan rakyat. Dalam beberapa bulan ini adalah masa transisi pemerintahan dan Prabowo-Gibran berhak melakukan revisi APBN yang masih berjalan. Selama ini revisi APBN adalah pekerjaan besar dan sulit karena itu berhasilnya revisi APBN 2024 sudah merupakan berita baik untuk rakyat dan menunjukkan stagnasi selama ini karena persoalan administratif sudah berhasil dieliminasi presiden baru. Waktu sudah semakin pendek dan cepat, tugas berat lainnya adalah segera menentukan dan menyusun kabinetnya. Kabinet zaken yang sering didengung-dengungkan harus bisa direalisasikan. Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi cukup baik, tetapi peristiwa korupsi yang dilakukan beberapa menteri harus menjadi catatan Prabowo agar kejadian memalukan ini tidak terulang kembali.

Download Aplikasi Labirin :