Gojek Kembali Kedatangan Investor Baru
Bertahap, Gojek yang kini memiliki valuasi US$ 10 miliar tersebut kembali kedatangan gelombang investor baru. Sejak akhir tahun lalu hingga April tahun ini, ada tujuh entitas baru yang masuk Gojek, dengan membeli saham Seri P. Pada bulan April ini, misalnya, tiga investor masuk Gojek. Mereka adalah East Ventures, Mandiri Capital Indonesia, serta Fenox Venture. Sebelumnya, Unilever Swiss Holding, PT Pusaka Citra Djokosoetono, Grup Blue Bird, telah masuk pemilikan saham Gojek lebih dahulu. Dan Google Asia Pacific juga telah menambah investasinya ke Gojek.
Gojek merilis pertama kali saham Seri P Juni
2019 sebanyak 45.552 unit saham dengan nilai nominal Rp 500.000 per saham. Ada
dua entitas yang menyerap saham tahap pertama ini Yakni Visa International
Service Association asal Amerika Serikat dan Mitsubishi UFJ Lease & Finance
Co Ltd. asal Jepang
Bisnis transportasi berbasis digital ini juga
terus menggelar ekspansi, dengan kabar terakhir mengakuisisi Moka Technology
Solutions Pte Ltd, perusahaan rintisan teknologi
finansial (fintech) yang menyediakan layanan mobil point of
sales (MPOS) atau kasir online. Akuisisi tersebut sudah didaftarkan
ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Meski demikian, Farahiya
Thirafi, Corcom Associate Gojek belum mau membeberkan rencana
bisnisnya ke depan.
Tags :
#StartupPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023