Tantangan Menjaga Kinerja Neraca Perdagangan Indonesia
Geliat perekonomian selama tahun 2024 masih akan dibayangi sejumlah tantangan yang menghambat aktivitas perdagangan global. Hal itu antara lain tensi geopolitik dan fregmentasi ekonomi yang akan berpengaruh terhadap rantai pasok global (global supplay chain), tekanan nilai tukar dan sektor keuangan, serta perlambatan ekonomi China sebagai negara mitra dagang utama Indonesia. Adapun menurut World Economic Outlook yang terbit pada April 2024, proyeksi pertumbuhan global untuk tahun 2024 sebesar 3,2%, masih dibawah rata-rata tahunan historis (2000-2019) yang mencapai 3,8%. Untuk kondisi perdagangan Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan kembali mengalami surplus sebesar US$ 4,47 miliar pada Maret 2024. Capaian surplus neraca perdagangan Indonesia telah terjadi selama 47 bulan Mei 2020. (Yetede)
Tags :
#Neraca PerdaganganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023