;

JELANG BI SHIPPING & LOGISTICS FORUM 2024 : RI Perlu Percepat Kolaborasi di Logistik

JELANG BI SHIPPING & LOGISTICS FORUM 2024 : RI Perlu Percepat Kolaborasi di Logistik

Indonesia perlu mempercepat kolaborasi di sektor logistik guna mendongkrak performa logistik nasional yang menurun pada tahun ini. Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM UI) Teuku Riefky mengatakan kolaborasi itu penting dalam rangka memaksimalkan pembangunan infrastruktur untuk menaikkan indeks kinerja logistik Indonesia. Menurutnya, bank Dunia telah menurunkan indeks kinerja logistik atau logistics performance index (LPI) Indonesia pada 2023 di posisi ke-61 dari 139 negara. Posisi itu turun 10 peringkat dalam dua periode pemerintahan Jokowi. Akan tetapi, dia mencatat waktu inap barang di pelabuhan atau dwelling time di pelabuhan utama berhasil diturunkan. Beberapa pelabuhan utama itu adalah Belawan Medan, Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Emas Semarang, Tanjungkarang, dan Makassar. Hal itu menandakan bahwa bongkar muat dilakukan lebih cepat. Soal kolaborasi, Jokowi telah menerbitkan Instruksi Presiden No.5/2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional/National Logistic Ecosystem (NLE). NLE merupakan platform yang bisa menghapus repetisi dan duplikasi, simplifikasi proses bisnis, kolaborasi platform logistik, pembayaran digital dan membangun infrastruktur.

Sementara itu, Bisnis Indonesia Group menggelar Bisnis Indonesia Shipping & Logistics Forum 2024 sebagai ruang dialog antarpemangku kepentingan guna memperbaiki daya saing di logistik dan pelayaran. Selama ini, sektor logistik berperan penting dalam perekonomian nasional dan menjadi nadi yang menghubungkan berbagai pulau dan meningkatkan interaksi ekonomi baik di dalam negeri maupun di kancah internasional. Sejumlah pembicara mumpuni di bidangnya pun bakal turut memeriahkan acara, dengan pembicara kunci, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Pembicara pada sesi pertama, yakni Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kemenhub Capt. Hendri Ginting; Direktur Armada Pertamina International Shipping Muhammad Irfan Zainul Fikri; dan Ketua Umum ALFI, Akbar Djohan. Pembicara di sesi kedua yakni Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim & Energi Kemenkomarves RI Jodi Mahardi; Deputi Bidang Ekonomi, Badan Pembangunan Nasional Amalia A.Widyasanti; dan Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto.

Tags :
#Umum #Pelayaran
Download Aplikasi Labirin :