ANGKUTAN BERBASIS REL : Pembangunan MRT Jakarta Andalkan Pinjaman
Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan, pembayaran kontrak kepada Sojitz itu bakal menggunakan dana pinjaman yang diberikan oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk pembangunan Fase 2 MRT Jakarta. Menurutnya, skema pembayaran tersebut serupa dengan yang digunakan saat pengerjaan MRT Jakarta Fase 1 Lebak Bulus—Bundaran HI. Pembayaran kepada kontraktor bakal dilakukan secara bertahap sesuai dengan progres pekerjaan. Berdasarkan informasi dari laman resmi MRT Jakarta, pembangunan MRT dibiayai oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta didukung oleh dana pinjaman Pemerintah Jepang melalui JICA.
Sesuai dengan Permenko Perekonomian No. 1/2018 terdapat penambahan jumlah pinjaman untuk Fase 1 sebesar US$191 juta, dan untuk Fase 2 sebesar US$1,67 miliar. Sebelumnya, Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat juga menjelaskan, kesepakatan tersebut merupakan akhir dari penantian panjang perusahaan dalam menentukan kontraktor. Dia mengatakan, proses tender sudah gagal tiga kali sebelum Sojitz mendapatkan kontrak tersebut. “Selain itu, ada juga kelangkaan semikonduktor yang menyebabkan terganggu pada saat itu,” katanya.
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023