PEMBANGUNAN IKN NUSANTARA : UEA Minati Megaproyek PLTS
Daya tarik investasi energi baru terbarukan atau EBT di Ibu Kota Negara Nusantara kian berpendar seiring dengan masuknya sejumlah investor di kawasan tersebut. Uni Emirat Arab dikabarkan kembali menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan pembangkit listrik berbasis EBT di Nusantara. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Uni Emirat Arab telah menyampaikan minatnya untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. Meski optimistis Uni Emirat Arab bakal mengembangkan PLTS di IKN, tetapi Bahlil mengaku belum bisa memberikan perincian terkait dengan pembangunan megaproyek tersebut.
Bahlil hanya memastikan PLTS yang dibangun nantinya bakal menggunakan skema business to business dengan kapasitas mencapai 1,2 gigawatt (GW). Selain itu, Bahlil juga menekankan saat ini proposal proyek tersebut masih tahap penyelesaian, sehingga dirinya tak bisa memastikan apakah proyek itu akan dibangun pada tahun ini atau tidak.
Secara terpisah, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono sempat mengatakan bahwa tren investasi di IKN Nusantara hingga saat ini masih positif. Pihaknya optimistis target yang telah ditetapkan sebelumnya bisa tercapai.
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono sempat menyebut bahwa pihaknya menargetkan investasi yang bakal terparkir ke IKN Nusantara hingga akhir 2024 mencapai Rp100 triliun. Nantinya, investasi tersebut bakal berasal dari investor swasta dan publik.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023