Iran-Israel Mereda, Gaza Tetap Membara
Ketika konflik terbuka antara Iran dan Israel mulai mereda,
bara kematian di Gaza justru kian menyala. Serangan Israel atas kota Rafah pada
Sabtu (20/4) malam menewaskan 18 orang, 14 di antaranya anak-anak. Pada hari
yang sama, DPR AS menyetujui paket bantuan militer sebesar 95 miliar USD. Dari
paket bantuan itu, militer Israel mendapat dukungan 13 miliar USD. Sisanya, 9,1
miliar USD untuk bantuan kemanusiaan di Gaza, 60,84 miliar USD lainnya untuk
Ukraina, dan 8,12 miliar USD untuk Indo-Pasifik, termasuk Taiwan. ”Kami sudah
mengerjakan tugas kami dan sejarah akan membenarkan tindakan tersebut,” kata
Ketua DPR AS Mike Johnson. Semua RUU paket bantuan militer tersebut akan
disampaikan ke Senat AS.
Kemungkinan Senat akan menyetujuinya dalam pemungutan suara
pada Selasa (23/4). Presiden AS Joe Biden mendesak Senat secepatnya mengirim
paket ketentuan itu agar ia bisa segera menandatanganinya. Kantor Kepresidenan
Palestina, sebagaimana diberitakan kantor berita AFP, Minggu (21/4), mengecam
keras bantuan militer untuk Israel. Palestina melihat bantuan itu wujud dari
agresi terhadap rakyat Palestina dan memicu eskalasi yang kian berbahaya. ”Dana
itu akan berarti ribuan korban warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat,”
kata Nabil Abu Rudeina, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Sebaliknya, PM Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik dukungan AS itu.
Netanyahu menyebutnya sebagai dukungan kuat AS untuk Israel. Kekhawatiran
Nabil sangat beralasan. Dalam beberapa hari terakhir, Israel terus membombardir
Gaza dari udara. Bahkan, ketika Iran melancarkan serangan balasan kepada
Israel, Tel Aviv tidak mengendurkan serangan mereka ke Gaza. Sejak Israel
menggempur Gaza pada Oktober lalu untuk membalas serangan Hamas, lebih dari
34.000 warga Palestina menjadi korban tewas. Bahkan, konflik itu telah memicu
kerusuhan regional antara Israel dan sekutunya melawan Iran dan kelompok
militan sekutunya di Timur Tengah. Hingga saat ini, pertempuran antara tentara
Israel dan kelompok militan dukungan Iran masih terus berlangsung. (Yoga)
Postingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Pasar Dalam Tekanan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023