Mereka yang Balapan Antre Pijat
Sembari memejamkan mata, Werdiningsih (49) dan Suwarni (71)
berbaring di atas kasur yang bersebelahan. Ibu dan anak ini tengah menikmati
pijat kesehatan dari dua terapis di Pijat Waras, Jaksel, Kamis (18/4) siang. ”Semalam
kami sekeluarga baru pulang mudik, macet dan rest area penuh. Badan pada sakit
dan kaki pegal-pegal. Makanya hari ini langsung pijat,” ujar Werdi. Werdi
sekeluarga yang berdomisili di Utan Kayu Selatan, Jaktim, mudik ke Brebes, Jateng.
Waktu tempuh pergi lima jam, waktu tempuh pulang delapan jam. Lelah di badan menumpuk.
Karena itu, Werdi yang masih cuti langsung memesan tempat pijat andalannya pada
pagi Kamis itu. Sudah dua tahun mereka berlangganan di Pijat Waras. ”Saya
sengaja pijat pada hari kerja karena di sini weekend penuh dan harus masuk
daftar tunggu,” ujarnya. Sesuai kata Werdi, mobil dan motor tamu datang tanpa
henti ke Pijat Waras hari itu.
Sekitar pukul 14.00, sudah ada lima tamu baru di area
resepsionis untuk menunggu giliran dipijat. Beberapa tamu yang dating mendadak
harus sabar menunggu sampai sesi pukul 15.30. Syukur-syukur ada tamu yang batal
datang. Mereka seperti tengah balapan antre pijat. Tempat pijat di lokasi
lainnya tidak kalah ramai. Di mal Poin Square, Jaksel, Rabu 7/4). Rojak dan Ami
sudah antre lama di salah satu tempat pijat. Namun, pasangan yang baru kembali mudik
dari Pemalang, Jateng, ini tak kunjung mendapat giliran. Rojak dan istrinya
sejak pagi sudah mencoba datang ke tempat pijat lain di wilayah Bintaro yang
tak jauh dari rumahnya di Cirendeu, Tangsel. Mereka kaget bukan kepalang. Tempat
pijat langganan mereka penuh. ” Saya lalu ke sini, eh sama aja, tapi masih
lumayanlah, antre hampir dua jam sudah dekat giliran. Kaki pegel banget, nyetir
mobil dan kena macet 16 jam dari Pemalang ke Cirendeu,” ujar Rojak.
Manajer Pijat Waras Eni Susanti menjelaskan, pasca-Lebaran
biasanya menjadi momen puncak kunjungan ke tempat pijat. Pijat Waras sudah memprediksi
hal tersebut sehingga perusahaan telah menginformasikan kepada pelanggan tentang
jadwal tutup dan buka kembali dua minggu sebelum Lebaran tiba. Pijat Waras
tutup pada 8-12 April 2024, lalu buka kembali pada 13 April 2024. ”Pelanggan kami
sudah tahu, bahkan ada yang sudah daftar duluan untuk nanti,” kata Eni. Berdiri
sejak tahun 2000, Pijat Waras menawarkan pijat kesehatan, pijat pengobatan, kerik,
dan lulur. Untuk satu sesi selama 90 menit, tarif ruangan biasa sebesar Rp 160.000
dan tarif ruangan VIP Rp 180.000. Eni menjelaskan, Pijat Waras memiliki 16
terapis yang melayani 60-70 pelanggan setiap hari. Sejak dibuka kembali seusai
Lebaran, pelanggan yang datang naik cukup signifikan. ”Jumlahnya bertambah menjadi
75-80 tamu sehari,” kata Eni. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023