;

PENDAPATAN NONBUNGA : Cuan Bank dari ‘Lalu-lintas’ Transaksi Nasabah

Ekonomi Hairul Rizal 17 Apr 2024 Bisnis Indonesia
PENDAPATAN NONBUNGA : Cuan Bank dari ‘Lalu-lintas’ Transaksi Nasabah

Momen liburan Lebaran 2024 membuat transaksi nasabah perbankan, baik tunai maupun nontunai, melonjak sejalan dengan mudik dan pembagian tunjangan hari raya (THR). Sejumlah bank pun optimistis fee-based incomesebagai salah satu sumber pendapatan selain bunga, bakal terkatrol pada tahun ini. Apalagi, ada peluang untuk meraih lebih banyak pendapatan nonbunga, salah satunya melalui aktivitas pembelian surat berharga negara (SBN) ritel yang kian diminati masyarakat. Sebagai gambaran, hingga kuartal I/2024, penjualan SBN ritel mencapai Rp45,28 triliun dari target hingga Rp160 triliun. Dari penjualan tersebut, bank berkontribusi sebagai mitra distribusi paling dominan. Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan mengatakan aktivitas transaksi tunai dan nontunai selama musim Lebaran tahun ini meningkat ketimbang tahun lalu. Hal itu pun mendorong capaian pendapatan nonbunga industri perbankan pada 2024. 

Sebagai gambaran, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan selain bank untuk kalangan bank umum mencapai Rp664,98 triliun atau naik 27,15% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pada Januari 2024, realisasinya mencapai Rp147,81 triliun atau naik 18,9% YoY dari Rp124,31 triliun pada Januari 2023. Hal itu menjadi modal bagi pencapaian pendapatan nonbunga yang lebih kencang pada sisa tahun 2024. Kendati tren pertumbuhan transaksi nasabah diproyeksi moncer, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn belum bisa menggambarkan realisasi pada kuartal I/2024. Namun, dia optimistis pertumbuhan transaksi, termasuk nontunai menjadi mesin bagi pendapatan nonbunga tahun ini. Dia menuturkan realisasi transaksi itu mampu direalisasikan dengan bantuan ketangguhan platform digital perusahaan, bahkan pada Ramadan dan Idulfi tri. Hal itu, menurutnya, berkontribusi terhadap layanan perbankan prima sehingga mampu memenuhi kebutuhan transaksi nasabah. 

“BCA juga memastikan nasabah dapat menikmati layanan perbankan BCA di mana pun dan kapan pun melalui aplikasi myBCA, BCA mobile, internet banking (KlikBCA), serta ATM BCA,” katanya. Di sisi lain, aktivitas penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan di kalangan korporasi mengalami masa surut sementara pada Lebaran. Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo mengatakan semula peningkatan jumlah simpanan perbankan terdorong lantaran adanya pembagian THR yang terjadi jelang Lebaran. Sebaliknya, setelah Lebaran, DPK korporasi justru mengalami peningkatan karena penerimaan pembayaran alias tagihan dari pelanggan dan pencairan pinjaman oleh debitur korporasi untuk memenuhi kebutuhan operasional yang bersifat sementara. OJK mencatat pada Februari 2024, DPK perbankan tumbuh 5,66% secara tahunan, menjadi Rp8.441 triliun dari tahun sebelumnya yang tumbuh 8,18% YoY.

Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :