;

INIDIKATOR MONETER : PELEMAHAN RUPIAH KURAS CADANGAN DEVISA

Ekonomi Hairul Rizal 06 Apr 2024 Bisnis Indonesia
INIDIKATOR MONETER : PELEMAHAN RUPIAH KURAS CADANGAN DEVISA

Kebutuhan dolar Amerika Serikat yang tinggi dan intervensi Bank Indonesia untuk menstabilkan rupiah telah menguras US$3,6 miliar cadangan devisa bulan lalu. Cadangan devisa turun menjadi US$140,4 miliar pada Maret karena antisipasi kebutuhan likuiditas valas korporasi, pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah, menurut data Bank Indonesia pada Jumat (5/4). Kebutuhan dolar AS cukup tinggi untuk membayar surat utang valas korporasi dan pemerintah yang jatuh tempo pada April senilai US$3,7 miliar dan meningkat lagi menjadi US$4,67 miliar pada Mei, menurut data Bahana Sekuritas. Belum lagi kebutuhan untuk repatriasi dividen ke luar negeri dan impor barang-barang konsumsi yang tinggi menjelang Lebaran. 

Penurunan cadangan devisa pada Maret paling drastis secara bulanan dalam tiga bulan terakhir dan terus menempatkan cadangan devisa di jalur penurunan yang berlangsung sejak Januari. Secara total, cadangan telah menyusut US$6 miliar pada kuartal I/2024 (Lihat infografis). Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro melihat cadangan devisa masih berisiko berkurang lagi pada kuartal II/2024 dengan penurunan yang tidak jauh berbeda dengan kuartal lalu, mengingat kebutuhan intervensi BI akan tetap tinggi. Depresiasi rupiah telah mendorong mata uang itu lebih lemah sekitar 11% dari mata uang negara berkembang lainnya yang juga melemah di tengah penguatan greenback. Depresiasi mata uang menuju level psikologis Rp16.000 per dolar AS memicu spekulasi bahwa kenaikan suku bunga mungkin akan kembali dibahas pada pertemuan Bank Indonesia pada 23-24 April mendatang. Mengutip Bloomberg, 

Ekonom Barclays Plc Brian Tan mengatakan ika nilai tukar rupiah tetap berada di sekitar level psikologis 16.000 dalam waktu dekat, BI mungkin mempertimbangkan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 6,25% pada pertemuan bulan ini. Bank Indonesia berjanji bahwa stabilitas nilai tukar tetap menjadi fokus kebijakan moneternya untuk menjaga inflasi tetap rendah. Bank sentral telah menstabilkan nilai tukar rupiah dengan melakukan intervensi di pasar spot, non-deliverable forward, dan obligasi domestik, sembari mempertahankan suku bunga acuan tetap stabil pada 6% sejak November. BI juga menerbitkan surat berharga dengan imbal hasil tinggi untuk menarik lebih banyak arus masuk asing.

Tags :
#Rupiah #Devisa
Download Aplikasi Labirin :