Guncangan Baru Penekan Rupiah
SERANGAN balasan Iran terhadap Israel meningkatkan eskalasi konflik Timur Tengah. Bagi Indonesia, ketegangan ini menambah beban baru bagi ekonomi. Subsidi energi akan melambung, tekanan inflasi menguat, ekspor melemah, rupiah semakin lunglai, dan modal lari dari pasar finansial. Sementara bagi rakyat, semua dampak itu bermakna tunggal: turunnya daya beli.
Pemerintah pun bergegas melakukan mitigasi. Kementerian Luar Negeri menyerukan semua negara untuk menahan diri. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menghitung simulasi subsidi energi dengan mempertimbangkan harga minyak dan kurs rupiah terbaru. Sementara Kementerian Koordinator Perekonomian berjanji memudahkan investasi. Apakah efektif?
Untuk menjaga stabilitas rupiah, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia Edi Susianto mengatakan lembaganya menjaga keseimbangan supply-demand valuta asing di pasar melalui triple intervention, terutama di spot dan domestic non-deliverable forward. Selain itu, bank sentral meningkatkan daya tarik aset rupiah untuk mendorong aliran modal masuk asing atau capital inflow di antaranya lewat daya tarik Sekuritas Rupiah Bank Indonesia dan hedging cost. (Yetede)
Postingan Terkait
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023