Menanti Kisah Tenaga Kerja
Tenaga kerja terampil, produktif, dan sejahtera menopang perekonomian
berkualitas. Perlu peran pemerintah untuk mewujudkannya. Tenaga kerja berperan
penting dalam perekonomian sebuah negara. Kerja mereka menghasilkan barang dan
jasa yang mendukung proses produksi. Mereka juga memperoleh imbalan yang
selanjutnya dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ditilik dari PDB
berdasarkan pengeluaran, para pekerja itu memiliki peran dalam konsumsi rumah
tangga dan bisa jadi berperan dalam ekspor barang yang diproduksi. Kecil dari
sisi nilai, tapi, jika dilakukan dalam skala besar dan terus-menerus, akan
berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi. Karena itu, penambahan jumlah
penduduk usia produktif, yakni 15-64 tahun, yang melambat bisa memengaruhi perekonomian.
Apalagi, kelompok usia tua yang tidak lagi berada di puncak
produktivitas bertambah banyak. Pasokan tenaga kerja produktif yang terhambat
dapat memengaruhi struktur ketenagakerjaan. Produksi kelompok usia ini berkurang
seiring populasi yang menciut. Di beberapa negara, peluang bagi warga negara
senior bekerja tersedia meskipun dengan berbagai pertimbangan, jam kerja tak
lagi panjang dan produktivitas tak lagi tinggi. Pendapatan juga tak lagi
setinggi pekerja usia muda. Peran terhadap perekonomian pun mengecil.
Di Indonesia, salah satu persoalan di sektor ketenaga kerjaan
adalah tingkat pendidikan tenaga kerja. Kendati persentasenya berkurang, sepertiga
penduduk bekerja berpendidikan tamat SD ke bawah. Persentase penduduk bekerja
berpendidikan tamat SD yang sebesar 37,69 % pada Agustus 2021 naik menjadi 38,8
% pada Agustus 2022 dan turun menjadi 36,82 % pada Agustus 2023. Padahal,
tingkat pendidikan berkaitan dengan kualitas dan produktivitas tenaga kerja.
Apalagi, pergeseran investasi padat karya menjadi padat modal dan peran
teknologi yang semakin besar pada industri menuntut tenaga kerja yang kian berkualitas.
Di sini, peran pemerintah dinanti untuk memberi pendidikan dan pelatihan yang
cukup dan memadai. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023