Pemerintah Akan Evaluasi Ulang Anggaran Subsidi
Konflik Iran-Israel berpotensi merambat pada kenaikan harga
minyak dunia yang bisa mengerek harga BBM di
dalam negeri. Untuk mengantisipasi risiko itu, pemerintah bersiap-siap mengevaluasi
ulang anggaran subsidi di APBN. Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas di
Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (16/4) membahas perkembangan situasi
global. Strategi kebijakan diperlukan untuk merespons gejolak perekonomian
global yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah akhir pekan lalu.
Berdasarkan pantauan Kompas, hadir dalam pertemuan itu Menko Perekonomian
Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menlu Retno Marsudi, Wamenkeu
Suahasil Nazara dan Gubernur BI Perry Warjiyo. Rapat dimulai pukul 10.00 dan
berakhir 11.30.
Airlangga dalam konferensi pers seusai halalbihalal di kantor
Kemenko Perekonomian mengatakan, pemerintah terus memantau situasi pergerakan harga
minyak dunia yang berpotensi naik akibat terganggunya jalur Selat Hormuz
setelah serangan Iran ke Israel, Minggu (14/4). Keberadaan Selat Hormuz sangat
krusial sebagai jalur distribusi minyak. Ancaman penutupan selat tersebut
akibat serangan Iran berpotensi mengganggu jalur distribusi serta mendongkrak
ongkos logistik dan harga minyak dunia. Sebagai net importir minyak, Indonesia
sangat rentan terhadap pergerakan harga minyak dunia.
Total anggaran subsidi serta kompensasi BBM dan elpiji di APBN
2024 mencapai Rp 244,18 triliun. Per Maret 2024, patokan harga minyak mentah Indonesia
(ICP) sudah di atas asumsi APBN 2024, yaitu 83,79 USD per barel. Adapun asumsi
ICP di APBN adalah 82 USD per barel. ”Kita berharap deeskalasi karena the world
cannot afford another war. Namun, kita tetap harus bersiap untuk berbagai
shock. Kita sekarang dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama terkait
subsidi. Harus kita kalibrasi lagi anggaran yang digunakan,” tutur Airlangga
dalam konferensi pers seusai halalbihalal di kantor Kemenko Perekonomian. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023