;

Misi Nelayan Sejahtera Dihadang Gelombang

Ekonomi Yoga 08 Apr 2024 Kompas
Misi Nelayan Sejahtera
Dihadang Gelombang

Hari Nelayan Nasional yang diperingati setiap 6 April mengingatkan semua pihak, terutama pemerintah, soal nasib nelayan. Mereka semakin tidak sejahtera dan pekerjaan ini mulai ditinggalkan. Regulasi untuk mendorong kesejahteraan nelayan sudah dibuat melalui UU RI No 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam, yang mengamanatkan negara hadir mendorong kesejahteraan pelaku sektor perikanan. Namun, upaya perlindungan dan pemberdayaan untuk mendorong kesejahteraan nelayan belum optimal.

Indikator kesejahteraan nelayan melalui nilai tukar nelayan, cenderung melemah. Berdasarkan data BPS, nilai tukar nelayan pada Maret 2024 adalah 102,1, naik tipis dibanding Februari 2024, yakni 101,59. KKP mematok target nilai tukar nelayan 2024 sebesar 108. Sekjen Serikat Nelayan Indonesia Budi Laksana mengemukakan, nelayan menghadapi tantangan yang semakin berat di tengah dampak perubahan iklim. Perubahan cuaca yang tak bisa diprediksi menyebabkan beberapa jenis ikan sulit dicari. Tangkapan kian tak menentu. Selain itu, abrasi juga menggerus ruang hidup nelayan. Hingga kini belum terlihat peta jalan yang konkret untuk menyejahterakan nelayan.

Program peningkatan kesejahteraan nelayan belum tecermin dalam program kampanye presiden di Pemilu 2024. ”Kehidupan nelayan semakin berat, sedangkan belum terlihat peta jalan untuk mendorong kesejahteraan nelayan, seperti dihadang gelombang” ujar Budi, Kamis (4/5/2024). Plt Dirjen Perikanan Budidaya KKP TB Haeru Rahayu mengemukakan, pemerintah memiliki keberpihakan penuh kepada nelayan dengan memperjuangkan keberlanjutan subsidi perikanan di Indonesia di tengah tekanan internasional untuk menghapuskan skema subsidi perikanan. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :