Tiket Penyeberangan Mobil di Merak Telah Habis
Volume kendaraan yang hendak menyeberang dari Pelabuhan
Merak, Cilegon, Banten, membeludak, Sabtu (6/4). Tiket penyeberangan dua hari
ke depan sudah ludes dan baru tersedia untuk Selasa (9/4). Sementara di Tol
Trans-Jawa, sistem satu arah cukup efektif mengurai kepadatan lalu lintas. Berdasarkan
pantauan Kompas, sistem penundaan masuk dermaga diterapkan untuk mengurangi
penumpukan kendaraan di dermaga ataupun di area parkir Pelabuhan Merak. Pengendara
ditahan secara bertahap mulai dari Rest Area KM 13 Tol Tangerang hingga Gerbang
Tol Merak.
”Kami terapkan delaying system (penundaan masuk dermaga) di
Pelabuhan Merak. Ketika area di pelabuhan sudah kosong untuk 100 kendaraan,
kami membuka gerbang tol dan mengatur 100 kendaraan masuk,” kata Kepala Korps
Lalu Lintas Polri Irjen Aan Suhanan. Sistem itu semakin efektif karena tidak
ada lagi penjualan tiket di pelabuhan oleh PT Angkutan Sungai, Danau, dan
Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry. Kendaraan yang masuk hanya untuk yang
sudah membeli tiket secara daring melalui laman atau aplikasi Ferizy.
Di hari normal, kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan
Merak ke Bakauheni, Lampung, 8.000 kendaraan per hari. Di masa mudik, lebih
dari 24.000 kendaraan melintas setiap hari. Sekretaris Perusahaan PT ASDP
Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengatakan, Tiket penyeberangan mobil dari
Pelabuhan Merak menuju Bakauheni sudah habis terjual untuk 6-8 April 2024.
Tiket tersedia kembali untuk penyeberangan Selasa (9/4). Penjualan tiket yang
hanya dilakukan secara daring juga mengurangi penumpukankarena kendaraan yang
tidak punya tiket tidak ikut mengantre. Untuk pengendara sepeda motor ataupun penumpang
orang, kuota tiket penyeberangan dari Pelabuhan Ciwandan masih tersisa 30 %.
(Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023