Mereka yang Menahan Rindu demi Cuan
Tidak semua orang punya kesempatan untuk mudik Lebaran dan
bertemu keluarga di kampung halaman. Sebagian harus tetap bekerja atau mencari
cuan di perantauan karena kesulitan ekonomi. Para pedagang kecil, tukang
parkir, hingga asisten rumah tangga menahan rindu bertemu keluarga demi
mendapat cuan. Pada Lebaran tahun ini, Herianto (55) tidak bisa mudik lagi ke
kampung halamannya di Jambi atau Jateng. Pria itu berjualan minuman dalam
kemasan dengan gerobak di sekitar kawasan Blok M, Jakarta. Herianto memilih
pulang ke kampung di hari biasa, karena harga tiket lebih terjangkau bagi
pekerja informal sepertinya. ”Saya tidak mudik Lebaran tahun ini agar tetap
bisa berjualan,” katanya, di Jakarta, Selasa (2/4).Ia berharap ada peluang
untuk mendulang cuan lebih banyak karena persaingan lebih longgar.
Saat Lebaran hari pertama, Jakarta memang sepi. Namun, berselang
satu atau dua hari, banyak orang jalan-jalan ke kawasan perbelanjaan itu. Dia
menyadari bahwa ia bukan pekerja formal yang setiap Lebaran mendapat THR. Karena
itu, ia mesti bersiasat agar memperoleh penghasilan lebih. Tidak mudik, bagi Herianto,
adalah pilihan yang paling tepat untuk punya penghasilan tambahan. Apalagi,
kembali ke kampung halaman saat Lebaran membutuhkan biaya besar. Selain biaya
transportasi, dia juga harus memberi ”salam tempel” untuk kemenakan.
Aini (42), yang tinggal di Balikpapan, Kaltim, juga tidak
mudik tahun ini. Ia menjadi infal atau ART pengganti. ”Peluang menjadi ART pengganti
bisa saya manfaatkan untuk memperoleh penghasilan tambahan,” katanya. Aini
mendapat upah Rp 250.000 per hari. Dia bertugas menyapu, mengepel, memasak,
mencuci pakaian, dan cuci piring. Berdasarkan kesepakatan, ia dan kenalannya, Aini,
akan bekerja setidaknya tujuh hari. Menurut Aini, tawaran itu lumayan untuk
menambah penghasilannya. Dia akan pulang kampung pada waktu lain. Uang hasil
ART dadakan bisa digunakan untuk pulang kampung, meskipun tidak saat Lebaran. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023