Mudik Lebih Awal Hindari Harga Tiket Pesawat yang Meroket
Penumpang memilih mudik lebih awal untuk menghindari harga
tiket pesawat yang meroket di puncak arus mudik. Tahun ini, jumlah penumpang
angkutan udara diperkirakan meningkat 10-11 %. Peningkatan arus mudik terlihat
di Bandara Internasional Yogyakarta, Rabu (3/4). Bandara itu mulai dipenuhi
masyarakat yang mudik lebih awal. Sejumlah pemudik tampak ramai di ruang tunggu.
”Harga tiket Yogyakarta-Samarinda untuk keberangkatan hari ini Rp 1,4 juta.
Meskipun tergolong mahal, tetapi masih lebih murah dibanding keberangkatan
Sabtu (6/4) yang tembus Rp 1,7 juta,” ujar Fandi (28), mahasiswa UGM, di
Bandara Yogyakarta. Kemenhub memperkirakan arus mudik dimulai hari Rabu (3/4).
Sebagian masyarakat mulai berangkat ke kampung halaman mengawali mudiknya pada
H-7 Lebaran.
PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I, yang membawahkan Bandara
Yogyakarta, memperkirakan jumlah penumpang arus mudik di bandara itu naik 11 %
dibanding tahun lalu. Total penumpang pada periode mudik ini diperkirakan
262.767 orang atau rata-rata 13.000 penumpang per hari. ”Kami membuka posko Lebaran
selama 16 hari pada 3-18 April. Rata-rata jumlah penumpang hingga kemarin masih
sekitar 10.000 orang per hari, belum menunjukkan kenaikan,” kata Stakeholder Relation
Manager Bandara Yogyakarta Ike Yutiane. Puncak arus mudik angkutan udara
diproyeksikan terjadi pada H-4 Lebaran, Sabtu (6/4). Sebanyak 15.915 orang
hingga 16.666 orang akan terbang melalui Bandara Yogyakarta. (Yoga)
Tags :
#PenerbanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023