Meredam Gejolak Rupiah
Nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS, seiring
masih tingginya ketidapastian global dan merosotnya surplus neraca perdagangan
nasional. Pemerintah dan BI diminta segera bertindak untuk meredam gejolak rupiah.
Berdasarkan kurs Jisdor BI, Kamis pekan lalu, rupiah melemah 0,12 % ke level Rp
15.873 per dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya. Sepanjang 2024, rupiah
melemah 2,3 %.
Karena itu, untuk meredam gejolak rupiah, BI perlu menggencarkan intervensi di pasar
keuangan, seperti triple intervention serta mengoptimalkan beberapa instrument yang
sudah rilis,, antara lain penguatan pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE)
melalui implementasi term deposit (TD) DHE valas BI dan penerbitan Sertifikat
Rupiah BI (SRBI) serta Sekuritas Valas BI (BEI).
Pemerintah juga harus tegas ke eksportir sumber daya alam
yang belum menempatkan DHE di dalam negeri, yang bisa menambah pasokan valas
dan menjaga stabilisasi rupiah. Iklim investasi juga harus diperbaiki agar
pemodal asing tertarik menanam modal di Indonesia, sehingga bisa mengurangi
impor. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023