;

Ahli: Bansos Pengaruhi Pilihan Pemilih

Ahli: Bansos
Pengaruhi
Pilihan Pemilih

Meski petahana tak maju dalam pemilihan, angka kepuasan terhadap petahana sebagai imbas penyaluran bansos terkonversi ke anak petahana yang maju dalam kontestasi. Ahli psikologi politik UI, Hamdi Muluk, yang dihadirkan sebagai ahli dari capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD, saat menyampaikan penjelasan dalam sidang lanjutan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di MK, Jakarta, Selasa (2/4) mengungkapkan, pengaruh dari faktor bansos terhadap pilihan para pemilih di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sekitar 29 %. Sementara 71 % lainnya dipengaruhi faktor lain, seperti ketokohan, ideologi, preferensi, sosiologi, agama, dipengaruhi teman, analisis kemampuan, dan kampanye.

Kuasa hukum Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Yusril Ihza Mahendra, mempertanyakan alasan ahli hanya fokus pada penyaluran bansos. Padahal, ada dana desa yang disalurkan, bahkan besarnya Rp 1 miliar per desa. Hamdi menuturkan, angka besaran pengaruh bansos atau bantuan sejenis tersebut di- hasilkan dari studi/metaanalisis yang dilakukan terhadap literatur mengenai topik serupa di seluruh dunia. Ia mengumpulkan 1.081 literatur dari berbagai belahan dunia, kemudian dikerucutkan menjadi 734 studi. Hamdi menemukan, pemberian bansos di Nigeria memberikan efek 92 % dalam memengaruhi pilihan politik para pemilih. Petahana dianggap semacam sinterklas sehingga kembali terpilih.

Menurut Hamdi, politisasi bansos menjadi problematic dalam konteks demokrasi saat ini. Bansos hanya bisa dikendalikan oleh pemegang otoritas, yaitu petahana. Dalam konteks Indonesia, banyak orang akan mengatakan bahwa petahana tidak mencalonkan diri dalam Pemilu 2024. ”Tapi, istilah teman saya, setengah petahana. Anaknya yang maju. Tinggal bagaimana persepsi publik dibentuk bahwa setengah petahana ini mewakili petahana. Di situ mekanisme psikologisnya berlangsung. Kalau ini berhasil, kepuasan terhadap petahana terkonversi ke kepuasan terhadap setengah petahana ini,” ujarnya. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :