PERESMIAN PELABUHAN UDARA : KORIDOR BARU WISATA CELEBES
Peresmian empat pelabuhan udara di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara diperkirakan bakal meningkatkan mobilitas masyarakat di kedua wilayah itu. Kehadiran rute penerbangan ke bandara tersebut diproyeksi akan mendongkrak pariwisata daerah, terutama di sejumlah destinasi di Pulau Sulawesi. Dua bandara di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo adalah Mutiara Sis Al-Jufri di Kota Palu, dan Syukuran Aminuddin Amir di Kabupaten Banggai Kepulauan. Sementara itu, dua bandara di Sulawesi Utara (Sulut) yang diresmikan adalah Loloda Mokoagow di Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Taman Bung Karno di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Kehadiran empat bandara tersebut diyakini akan meningkatkan perputaran perekonomian daerah, terutama di sektor pariwisata. Revitalisasi Bandara Taman Bung karno di Pulau Siau, misalnya bakal memangkas durasi perjalanan ke destinasi Pulau Mahoro yang telah mendunia lantaran menjadi lokasi salah satu syuting TV show Korea Selatan (Korsel), Law of The Jungle. Tak pelak, pulau tak berpenghuni berpasir putih itu telah dipijak oleh artis papan atas Korsel, seperti Kim Seok Jin BTS, Sleepy, Gong Myung, dan Cheng Xiao WJSN. Bandara Taman Bung Karno memang bukanlah pelabuhan udara baru, tetapi revitalisasi airport tersebut diyakini bakal menambah kenyamanan bagi para wisatawan. Saat ini, penerbangan ke Siau dilayani oleh dua maskapai, yakni Wings Air dan Sam Air dengan rute Manado—Siau. Masing-masing menggunakan ATR72-500/600 dan Twin Otter DHC 6-300. Sementara itu, di Kabupaten Banggai Kepulauan, kehadiran Bandara Syukuran Aminuddin Amir bakal membuka destinasi wisata ke pulau-pulau di sekitarnya. Selain snorkeling, para wisatawan juga bisa melakukan paddling dengan sampan milik warga lokal. Tak ayal, pesona danau tersebut memperoleh perhatian dari para pengguna Instagram, tak hanya domestik, melainkan juga mancanegara.
Para pengguna Instagram juga mengeluhkan sulitnya akses ke destinasi itu, dan mahalnya tiket pesawat domestik.
Oleh sebab itu, kehadiran Bandara Syukuran Aminddun Amir pun diyakini bakal membuka potensi wisata di kabupaten yang kaya dengan hasil minyak dan gas bumi tersebut. Sementara itu, dalam peresmian keempat bandara itu di Mutiara Sis Al-Jufri, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa betapa sangat pentingnya sebuah airport.
Revitalisasi Mutiara Sis Al-Jufri dan Syukuran Aminuddin Amir menyerap anggaran masing-masing Rp567 miliar dan Rp276 miliar. Sementara itu, revitalisasi Bandara Loloda Mokoagow dan Taman Bung Karno menyerap anggaran masing-masing Rp391 miliar dan Ro599 miliar. Presiden pun menyatakan kepuasannya terhadap rehabilitasi dan rekontruksi keempat bandara itu.
Pengamat Penerbangan Alvin Lie menilai bahwa bandara-bandara yang baru saja diresmikan masuk ke dalam rute perintis, rute-rute yang sulit dijangkau. Penerbangan, imbuhnya, menjadi kebutuhan mutlak menyusul kondisi topografi di wilayah-wilayah tersebut. Dia menjelaskan bahwa rute perintis tidak feasible secara bisnis, tetapi harus dilayani sebagai pelayanan publik.
Di sisi lain, Ekonom Universitas Hasanuddin Andi M. Nur Bau Massepe memandang bahwa bandara bisa berperan sebagai lokomotif industri logistik, terutama bagi daerah di mana lokasi bandara tersebut berada. Namun, imbuhnya, pembangunan bandara juga perlu memperhatikan apakah daerah itu punya potensi ekonomi atau tidak.
Dia menyarankan agar pemerintah setempat harus memiliki komitmen penuh untuk memanfaatkan bandara itu guna menghindari risiko minimnya maskapai yang mendarat di pelabuhan udara tersebutJika lokasi bandara terjangkau dengan destinasi wisata, imbuhnya, maka sebaiknya pengelola bandara harus segera bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan para event organizer untuk sering mengadakan ajang guna menarik minat wisatawan.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023