INDUSTRI PENERBANGAN : BISNIS AVIASI PULIH LEBARAN TAHUN INI
Angkasa Pura Indonesia memprediksi pergerakan penumpang di 35 unit bandara selama periode Angkutan Lebaran 2024 menembus 7,9 juta orang atau melebihi periode Lebaran 2019. Direktur Utama Angkasa Pura Indonesia Faik Fahmi mengatakan bahwa proyeksi itu berlandaskan layanan penerbangan di bandara sejak 3 April hingga 18 April 2024. Adapun, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 5 April 2024, sedangkan puncak arus balik pada 14 April 2024. “Kami memproyeksikan selama periode posko lebaran ada sekitar 7,9 juta penumpang dilayani di 35 bandara,” ujarnya dalam konferensi pers In Journey di Jakarta, Rabu (27/3). Menurutnya, proyeksi penumpang pada periode Lebaran tahun ini sudah lebih tinggi 3% dibandingkan dengan jumlah penumpang Lebaran 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Bila disandingkan dengan Lebaran tahun lalu, dia memproyeksikan jumlah penumpang Angkutan Lebaran 2024 lebih tinggi 10%. Adapun, kepadatan tertinggi penumpang pesawat pada Periode Lebaran 2024 terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, diikuti Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, Bandara Juanda di Surabaya, dan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar. “Yang lainnya ada di Padang, dan Yogyakarta,” sebutnya.
Untuk mendukung kelancaran pergerakan penumpang di bandara selama periode Lebaran, Faik menambahkan, enam unit bandara beroperasi selama 24 jam. Keenam bandara itu adalah Soekarno Hatta (CGK), Denpasar (DPS), Makassar (UPG), Manado (MDC), Medan (KNO), dan Halim Perdana Kusuma (HLP).
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerima sekitar 2.350 permintaan penerbangan tambahan (extra flight) untuk periode Angkutan Lebaran 2024. Juru bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, permintaan extra flight untuk rute domestik tersebut berasal dari delapan maskapai dengan periode keberangkatan 3—18 April 2024.
Saat ini, maskapai penerbangan mulai menaruh harga tiket mendekati tarif batas atas (TBA) yang ditetapkan. Menurutnya, hal tersebut seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap tiket pesawat jelang dimulainya musim mudik Lebaran 2024. Besaran kenaikan tarif itu bergantung kepada tingkat kompetisi yang ada pada masing-masing rute. Makin gemuk sebuah rute, dia menyatakan, kenaikan tarif tersebut akan makin ketat dan mendekati batas atas yang ditetapkan oleh Kemenhub.
Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menyebutkan bahwa lonjakan harga tiket pesawat hingga bus antarkota antarprovinsi (AKAP) selama Angkutan Lebaran 2024 berisiko mengerek infl asi pada periode April 2024.
Selain tiket pesawat, harga yang perlu diwaspadai terjadi lonjakan adalah tiket angkutan antarkota. Pudji mengatakan bahwa tiket angkutan antarkota pernah mengalami inflasi tertinggi pada Idulfitri 2023 sebesar 12,36%. “Angkutan antarkota juga cenderung sering mengalami inflasi pada momen Ramadan dan Idulfitri,” jelasnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023