;

Ambisi Arab Saudi Menggenjot Pariwisata

Ekonomi Yoga 02 Apr 2024 Kompas
Ambisi Arab Saudi
Menggenjot Pariwisata

Seolah penawar duka untuk komunitas penggemar Dragon Ball di dunia atas wafatnya Akira Toriyama, sebuah berita di situs resmi Dragon Ball pada Jumat (22/3) mengumumkan, taman hiburan bertema Dragon Ball akan menjadi megaproyek perusahaan investasi raksasa yang berbasis di Arab Saudi, Qiddiya Investment Co. Kabar yang diiringi teaser video taman hiburan Dragon Ball, langsung menjadi hype di berbagai kanal media sosial. Taman hiburan tematis ini akan dibangun di kompleks kota Qiddiya, 45 km dari pusat kota Riyadh. Di taman hiburan tematik ini, pengunjung akan diajak bertualang bersama puluhan karakter dalam seri Dragon Ball, termasuk Son Goku, untuk menjelajahi sejumlah lokasi ikonik, seperti Kame House, Capsule Corporation, dan Planet Beerus. Lebih dari 30 atraksi telah direncanakan, termasuk roller coaster skala besar di dalam patung Shenron, karakter naga dalam serial Dragon Ball, setinggi 70 meter. Taman ini juga akan dilengkapi dengan hotel dan restoran.

Perpaduan nama besar Dragon Ball dengan kredibilitas Qiddiya Investment Co, yang punya portofolio megaproyek dengan nilai 7 triliun USD atau Rp 100.000 triliun, tentu menjadi daya Tarik para investor global.Qiddiya Investment Company adalah perusahaan investor yang didirikan pada tahun 2018 dan sepenuhnya dimiliki Dana Investasi Publik (PIF) Kerajaan Arab Saudi. Sejumlah ”gigaproyek” yang menjadi portofolio perusahaan adalah Red Sea Global, Kota Wisata Qiddiya, dan Otoritas Pengembangan Gerbang Diriyah yang bertujuan untuk meningkatkan status kerajaan sebagai tujuan wisata terkemuka. Gigaproyek dari PIF tak sekadar memperkuat posisi Arab Saudi sebagai destinasi wisata global yang menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung dari seluruh dunia. Pemerintah Arab Saudi memang punya rencana ambisius untuk mendorong kembali perekonomian melalui sektor wisata, dengan target kunjungan lebih dari 150 juta wisatawan mulai 2030.

Sektor pariwisata terbukti memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian negara dengan wisatawan domestik dan internasional menghabiskan lebih dari 250 miliar riyal (66,6 miliar USD) pada tahun 2023. Pengeluaran ini mewakili 4 % PDB dan 7 % PDB nonminyak. Besarnya nilai ekonomi tersebut mencerminkan peran penting pariwisata dalam mendiversifikasi perekonomian Arab Saudi yang dalam beberapa dekade lalu bertumpu pada sektor minyak bumi. Dilansir dari AP, sektor pariwisata di Kerajaan Arab Saudi mengalami lompatan kualitatif yang signifikan dengan total wisatawan, baik domestik maupun internasional, 106,2 juta orang pada tahun 2023. Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmed Al Khateeb mengatakan bahwa sektor pariwisata adalah pilar utama dalam transformasi ekonomi negara berdasarkan Visi 2030, untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga Arab Saudi. Visi tersebut membuat dalam beberapa tahun ke depan, pengembangan ekosistem pariwisata terus berjalan sejalan dengan strategi pariwisata nasional dengan mengembangkan destinasi wisata yang beragam. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :