Pelumas Mesin Pertumbuhan
Mesin pertumbuhan ekonomi akan bekerja optimal dengan pelumas
yang tepat, antara lain, berupa kepastian hukum dan upah pekerja. Pertanian,
energi, dan manufaktur. Tiga sektor itu akan jadi andalan pembangunan ekonomi
Indonesia 2024-2029. Tiga mesin pertumbuhan ekonomi itu juga diandalkan untuk menyerap
tenaga kerja (Kompas, 23/3/2024). Distribusi penduduk bekerja di Indonesia
terbesar di sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS),
dari 139,85 juta penduduk bekerja pada Agustus 2023, 28,21 % bekerja di sektor
pertanian. Jumlahnya bertambah 750.000 orang dibandingkan dengan Agustus 2022.
Daya tarik sektor pertanian perlu ditingkatkan agar anak muda
terjun ke sektor ini. Kemudahan akses pupuk bersubsidi dan benih akan membuat
biaya produksi bisa ditekan. Sektor manufaktur dikembangkan agar Indonesia
berdaya saing dan bukan sebagai pasar belaka. Bahan baku dan penolong serta barang modal
yang mudah dan murah serta kapasitas tenaga kerja yang mumpuni akan membuat
sektor manufaktur berdaya saing dan produktif.
Di sektor energi, persoalan kepastian hukum yang kerap muncul
mesti dituntaskan. Agar mesin pertumbuhan bergerak dengan lancer, pelumas
berupa upah buruh atau pekerja mesti memadai. Berdasarkan data BPS, upah buruh
di sektor pertanian sebesar Rp 2,37 juta per bulan masih jauh di bawah upah
rata-rata buruh, yakni Rp 3,18 juta per bulan. Upah memadai dan memenuhi
kebutuhan hidup pekerja akan membuat pekerja sejahtera dan bahagia. Hal ini
akan terwujud dalam kinerja yang baik. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023